Postingan

Intuision

Ada yang sering ambil tindakan pake intuisi ? Yuk, cek gimana sih intuisi menurut henry bregson itu, #Filsafattime Kalo lo, katakan sering ambil suatu tindakan entah urgen ataupun enggak pake intuisi jangan khawatir, itu ga salah juga ko, meskipun kebanyakan orang juga ngedjust lo salah karena ambil tindakan harus selalu pake logika yang terukur lo ga musti resah kerena menurut bapak filsafat intusionisme atau intuisi, ketika lu mikir terus lo ambil tindakan pake intusi lo, artinya itu lo udah ngelakuin sesuatu diatas tingkatan logika yang orang sehari-hari pake. Gini penjelasan nya menurut bung san yang seorang penganut bregson itu, Untungnya, beberapa orang terlahir dengan sistem kekebalan spiritual yang cepat atau lambat akan menolak pandangan dunia ilusif yang dijejalkan sejak lahir melalui pengkondisian sosial. Mereka mulai merasa ada yang salah dan mulai mencari jawaban. Pengetahuan internal dan pengalaman eksternal menunjukan kepada mereka sisi lain realitas yang tidak terl...

Pemikiran Gusdur

Kiprah pemikiran Gusdur, ada yang tau pluralisme ? #Filsafattime Abdurrahman Wahid atau yang lebih di kenal dengan sapaan Gus Dur lahir di Denanyar Jombang, Jawa Timur pada 7 sepetember 1940. Anak dari pasangan KH. Wahid Hasyim dan Nyai Hj. Solichah, Gus Dur adalah putra pertama dari enam bersaudara. Gus Dur merupakan keturunan para kiai-kiai besar. Ayahnya seorang tokoh dan ulama besar putra dari KH. Hasyim Asy'ari, seorang ulama pendiri NU, organisasi islam terbesar yang ada di Indonesia. Gus Dur pernah mengenyam pendidikan di pesantren Krapyak, pesantren Tegalrejo Magelang, dan pesantren Tambakberas di Jombang Jawa Timur. Pendidikan di luar negeri pernah ia tempuh di Al-Azhar, Kairo Mesir, Universitas Baghdad di Irak, kemudian sempat melanjutkan studi di Universitas Leiden, Belanda namun kembali kecewa karena universitas sebelumnya di Irak tidak diakui oleh Belanda. Kemudian, ia memutuskan untuk pergi ke Jerman dan Perancis sebelum akhirnya kembali lagi ke Indonesia pada tah...

Aku dan Kau Pemenang

Waktu, Dikala zaman terbentang Kepahitan demi kepahitan, datang Menghujam setiap insan Tak jemu-jemu tak mau lekas pulang Ruang, Alam yang murka Pada setiap tabiat manusia Serakah tak mau berbagi sesama Digiringnya kita ke pinggir peradaban Waktu, Yang ditunggu tiba Tetapi hari ini berbeda Ramadhan tak lagi ceria, entah siapa yang berkata ? Ruang, Tenggelam dalam sudut-sudut persemayaman Aku dan kau punya derita yang sama Namun hari ini jangan lagi ditanya apa itu makna puasa ? Kedepan, Banyak waktu yang dipeluk jangan sampai tak berarti apa-apa Aku dan kau punya waktu yang panjang tentang memaknai apa itu ramdhan sekarang Lakukan, Jangan hanya diam termenung pada derita yang belum lekas terang Dunia tak panjang, akhirat yang akhirnya adalah tempat bermuara selama nya Tuhan, Kau dan aku pasti menang Untuk menaklukan musuh dalam diri Meski belum menang menaklukan musuh diluar diri, percayalah kemenangan bersama kita yang percaya kekuatan Tuhan..

_*KOPI DARAT*_ ☕

Kala itu.. Ketika senja menyambut sang mentari. Dua jiwa asyik berbaur dengan ocehannya. Aroma kopi hadir melengkapi keintiman. Semesta memeluk erat dengan kehangatan. Tak terasa sang waktu  berbisik manja.. Saatnya tiba.. Senjapun dijemput sang malam dengan penuh kelembutan. Bak jiwa  bercumbu mesra bersama keheningan. Berharap Sang SEJATI mempertemukan kembali. Thank kawan atas siraman gahwa nya 🙏 Rabu, 25.09.2019 _@warkop tepi jalan - JAKSEL_

Candu

Terimakasih karena sudah menjadi temanku Kau tidak panas Kau juga tidak dingin Namun kau hangat.. Disaat penat dengan hiruk pikuk rutinitas Melihat mu saja sudah menjadi api semangat Selalu kau maklumi semua kebiasaan ku.. Sampai kita membuat obrolan seperti candu Saatnya pun tiba untuk bilang sampai jumpa Rasa ku pun tak kuat Lalu kutuangkan semua diatas pena Terimakasih karena telah menjadi teman ku Semesta pun tahu perpisahan ialah haru...

Yuk, Tamasya…

Gambar
Barangkali, Tuan-Tuan butuh istirahat dan sejenak berhenti berpikir, saya pun butuh istirahat juga mereka butuh untuk berhenti berpikir. Dekat dengan dengan alam, pantai, atau bangunan-bangunan kuno, kiranya bisa menjadi opsi. Emmm…Misalnya coba untuk merasakan desiran angin pantai, meremas pasir dan menjadikan nya permainan untuk membuat istana raja-raja mungkin, atau menyeruput kopi di pinggir pantai sambil menunggu matahari terbenam, apa sebutan beken nya deh ? Ya…itulah pokoknya mah yaa… Kalau mau coba bertualang di alam, mungkin bisa mencoba mendaki gunung-gunung di Indonesia, Indonesia aja ya, jangan yang lain. Loh kenapa ? Ya…supaya bisa merasakan alam Indonesia gitu loh, menghirup udara nya, merasakan nafas tetumbuhan, atau medengar jeritan pohon-pohon berusia ratusan tahun. Nah, kalau yang ini recommended banget sih, kenapa ? Ya…supaya inget gitu loh kenapa candi ini dibangun, candi itu bentuknya kok gitu ya ? Loh apa ini ukiran-ukiran yang ada dibangunan nya ? Kali aja k...

03.33-04.05 Jakarta

Gambar
Pagi masih tertutup oleh mega hitam angkasa, bulan coba untuk tetap sabar menanti pergantian nya dengan matahari. Tengah kota, masih sepi sunyi, hanya ada suara-suara burung yang berkicau…Nyaring tanpa tandingan, karena sang ayam sudah sangat amat jarang eksistensi nya di tengah kota, hanya ada ia yang mati siap disantap. Hanya ada beberapa orang berlalu lalang untuk membeli santapan sahur, agar puasa hari ini tetap terjaga dari hantu kelaparan. Lioman keluar dari rumah nya untuk menghirup udara pagi kota “Kreeeekk” suara pintu terbuka, sekaligus tertutup. Pagi dengan mega hitam adalah saat-saat bahagia menghirup udara kehidupan. Berjalan lah ia ke sudut seng yang dibalut besi sebagai paga penjaga Mall, karena kediaman nya persis di belakang Mall. Duduk, sambil melihat sekeliling nya pohon yang berbaris seakan menari-nari, gedung-gedung bertingkat yang berkilau angkuh, dan aspal jalan yang dipenuhi daun-daun gugur terinjak kaki-kaki manusia. Sementara diujung jalan...