Postingan

Menampilkan postingan dengan label #JakartaPagiDiruangImaji #GubukPembebasan #Jakarta11042017

Apalah arti hidup tanpa arti ?

Seorang guru berseru pada murid-muridnya ; kau hendak jadi apa jikalau sudah besar nanti ? Beberapa diantaranya bercericau, diantaranya bungkam tanpa alih-alih suara. Ya, kau coba ingin jadi apa kelak ? Sambar seorang guru tersebut. Aku hendak jadi pemimpin pak, tegasnya. Cita-cita yang bagus, satu untuk semua, tandasnya. Kemudian, kau ingin jadi apa kelak nak ? Guru itu meneruskan. Aku berkeingin menjadi seorang pengusaha produk makanan pak, sekenanya. Itu pun bagus, semua untuk satu. Tegasnya lagi meyakinkan. Hujan belum juga reda, turun berlebat-lebat membasahi daratan kehidupan. Sang pemberi anugerah atau malah malapetaka, tergantung ada di sarang kepala siapa pendapat. Guru tersebut menarik nafas dalam-dalam dan dikeluarkanya sebuah petuah-petuah. Hendak diapakan nanti oleh sang penerima tergantung dari tragedi yang dilaluinya, yang pasti, gumamnya. Seorang guru harus memberikan gambaran yang positif tentang hidup ini agar kelak generasi mendatang dapat menimbang-nimbang se...

Aphorisme Sayang

Sayang aku bosan keriuhan Sayang kini aku menepi Sayang kuharap kita bertemu dimana tak ada lagi terjadi ... Tragedi ! Sayang, Kau paham masudku ? Kalau begitu mari kita tapaki bumi ini dengan sunyi ataupun ramai pesanku ; harap kau pahami, setelah masa itu habis aku janji akan limpahkan cium ku ini pada kening basah itu Sayang kau boleh anggap aku sakit atau gila atau akut, terserahlah... aku sungguh sayang kepadamu Terserahlah, aku ingin menepi ingat aku kembali, bukan untuk menjajakan diri, tapi berjalan dengan esensi-esensi manusiawi maka aku harus menepi, menyepi dengan lilin dan cahaya api ini. #JakartaPagiDiruangImaji