Postingan

Penghujung Tahun ini, pengalaman adalah sejarah

Rayakanlah rayakan Jangan tangisi Jangan ratapi Penghujung tahun penuh harap di dalam ruang kesunyian Disana mungkin manusia berpesta pora Disana mungkin manusia bersuka cita Disana mungkin manusia bersyukur nikmatnya Semua adalah kebebasan, kebebasan untuk bahagia Sementara aku disini, ya aku memilih untuk bersunyi dan aku juga punya harapan Sebagaimana hari-hari lalu adalah guru berharga Jakarta, 31-Desember-2012 Akhir tahun bukan nestapa

Sendiri, menyendiri

Semakin terpinggir aku dalam percikan perjuangan suci dan keganasan hidup yang gila, kesakitan membuat aku meredup bak hilang dalam lumpur-lumpur menjijikan itu Beberapa hari aku dirumah merasakan sepi damai dan statis, seperti tak ada apa-apa disini Aku nyaman, namun aku resah Diluar kawan mungkin sedang berjuang tentang perjuangan kebenaran, kebaikan, dan keindahan yang diajarkan lewat pengetahuan universal atau kawan ku sedang bersandiwara tentang nilai esensial sang bajingan pencari eksistensi Aku curiga Ya aku ragu Aku juga delima dan aku ingin bertanya Apakah ruangku adalah ruang yang sama dengan kawanku misalnya ? Tapi dia kawan ku, dan aku tidak bisa menolaknya karena kami sama manusia. Suatu keyakinan ku, kawanku juga manusia dan kau tau bagaimana manusia tak perlu kugambarkan itu Ah kawan perjuangan bukan nilai diantara oposisi biner yang kaku 1 + 1 = 2 Salah dan benar Baik dan buruk Indah dan tidak indah Karena semua itu konsep dan kata buatan manusia Biarla...

Al-Qur'an, Das Capital dan perjuangan hari ini

Berangkat dari suatu kehidupan, sebagaimana takdir telah mengejawantahkan kedirian lahir, tumbuhkembang, dan mati dalam alam raya. Manusia diantara dua pilihan, dan ketika manusia mulai mampu untuk menggunakan rasio (akal) dalam memaknai hidup ini. Manusia mulai mempertanyakan mana yang lebih dahulu yang materi atau non materi (metafisika) ? Dan hal tersebut mempengaruhi cara orang berfikir serta bertindak. Yang pertama menganut materi percaya bahwa yang rasional (pengetahuan) hanya bisa didapat oleh panca indera serta kebenaran itu sendiri adalah yang nyata, yang kedua non materi (metafisika) bahwa pengetahuan asalnya dari zat yang tidak terlihat (metafisika) dan kebenaran itu sendiri adalah nilai yang terkandung didalamnya. Sejak saat itulah pertentangan filsafat materialisme dan idealisme berkintradiksi. Tapi disini saya tidak akan membahas panjang lebar filsafat tersebut, saya akan membahas tentang latar belakang yang mepengaruhi perjuangan kedua pahlawan besar yang namanya tercata...

Aku dan keyakinan tentang 'Tuhan'

Tak usah ditanya, aku ini beragama dan aku yakin tapi aku tak rajin. Aku masih ingin mencari esensi tentang kepercayaan, bagaimana harus percaya Tuhan dan Agamanya ? Jika katakan aku percaya apakah akan menjadikan aku hidup lebih baik ? Sebanyak yang ku lihat tentang apakah mereka punya suatu keyakinan dan melaksanakan dengan baik memang dikatakan 'iya' tapi ada yang kurang dan sangat di sayangkan, orang yang rajin menyembah Tuhanya belum tentu baik dalam hidupnya bersama manusia lainya dan alamnya, seringkali mereka memisahkan yang 'teologis' dan yang sosial. Perkara diriku, itu kesalahanku dan aku akan pertanggungjawabkan itu, aku mau jika suatu saat aku mulai meritual kan diriku dengan Tuhan nilai Ketuhanan dan kitabnya juga tercermin dalam kehidupan sehari-hariku. Tetapi yang membuatku resah adalah pemisahan antara ritual keagamaan dan suatu kehidupan sosial manusia dan itu nyata saat ini. Tentang teologi atau kepercayaan pada suatu keyakinan dengan segala ritual...

Eksistensi Tanpa Landasan

Terkadang aku membenci eksistensi, keramaian dan dikenal adalah sesuatu yang fana yang didalamnya penyakit-penyakit kedengkian-kedengkian, kemunafikan, kekosongan, dan kepalsuan terbalut menjadi suatu sistem kebobrokan, ia adalah suatu bangkai hidup. Aku lebih suka apa adanya, adanya hidup dan bukan sebagaimana harus hidup. Sebagaimana itu menuntut, dan menuntut adalah sesuatu yang seringkali dipaksakan pemaksaan akan menjadi sebuah kepalsuan karena jalan untuk menempuhnya adalah jalan kegelapan, bagiku yang terang itu tidak menuntut melainkan sebuah kewajiban. Kewajiban bukan sesuatu pemaksaan ia merupakan suatu keyakinan dimana manusia melakukan dengan hati yang riang dan ikhlas. Dunia hari ini adalah dunia yang sibuk tetapi kesibukan itu kosong tanpa makna, yang ada hanyalah manusia berlomba-lomba mempercantik eksistensi yang kokoh pada bagian luar tetapi didalamnya rapuh, serapuh kayu tua di gudang rumahku. Eksistensi harusnya dilandasi oleh esensi agar ia tumbuh subur layaknya ...

Nasakom Soekarno Hari ini

Nasakom atau singkatan dari Nasionalisme, Agamisme, dan Komunisme adalah bagian dari pemikiranya Soekarno sebagai salah satu Founding Fathers Bangsa kita Indonesia. Nasakom yang ditulis Soekarno pada tahun 1926 adalah bagian dari pada media perjuanganya yang ditulis dalam surat kabar untuk menyadarkan bahwa kita bangsa Indonesia adalah satu nasib seperjuangan yang dijajah oleh negara polisi kolonial Belanda. Memang kala itu banyak organisasi perjuangan partai politik, gerakan pemuda, dan wanita bertebaran dalam memperjuangkan hak-haknya dari lindasan kekurangajajaran pemerintah kolonial Belanda, namun kala itu masing-masing bergerak pada pemahaman organisasi nya masing-masing tanpa mempunyai tujuan bersama untuk merebut Indonesia merdeka. Kemudian lewat tulisan 'Nasakom'nya Soekarno berupaya untuk menyatukan aliran yang berbeda tersebut dalam satu tujuan yakni Indonesia merdeka, karena perlu diketahuai secara historis kelemahan dalam mencapai suatu tujuan bersama itu adalah te...

Menulis Lebak, Banten.

Aku ingin menulis lebak kemarin, tapi aku malas aku ingin dulu menikmati alamnya, lingkungan masyarakatnya, kesederhananya, makananya, bau-bau rumput dan tetumbuhan layaknya orang kota yang yang sering menghirup asap, debu, polusi kendaraan dan sampah-sampah kota aku ingin memerdekakan paru-paru ku, otaku, dan jiwaku dan disini aku merasa merdeka, menyelam, menyatu bersama alam dan masyarakat desa yang ramah tamah. Kabupaten lebak, desa sindangratu, desa sogong tepatnya aku kunjungi dalam rangka survey untuk tempat kegiatan uhamka menyala, ya suatu kegiatan yang bertendensi pada sisi pendidikan dan sekaligus menyiarkan dakwah tentang nilai-nilai ketuhanan, moralis, dan sebagainya yang baik-baik dan ini adalah bagian dari catur dharma perguruan yang ketiga dan keempat bagi kami yang mengenyam pendidikan di Universitas Muhammadiyah, yakni pengabdian masyarakat dan Al Islam kemuhamadiyaan. Bagiku keadaan disana tidak begitu menyedihkan, hanya akses jalan dan beberapa bangunan dan fasili...