Sejarah tidak mengkhianati waktu Mereka adalah jawaban atas lahirnya keindahan yang dinantikan Darah, air mata, keringat, semua pengorbanan atas kemanusiaan dan tata dunia yang lebih baik Merupakan perjuangan yang tak akan pernah usai Perdamaian adalah mimpi dari keseluruhan alam Marx memperingatkan kita akan konflik yang merupakan hakikat dari jalan nya peri hidup Parsons meyakinkan kita akan optimistik terjadinya harmonisasi kemanusiaan Akhirnya optimis adalah tafsir atas keyakinan, ia terbelah menjadi bagian-bagian yang terpecah Ide adalah keyakinan yang membuat dirinya sendiri terpisah, menjadikanya tingkatan-tingkatan yang lebih tinggi Itulah akhirnya yang membedakan nya dengan hewan Jika ide itu tunggal makan statis adalah jawaban Tetapi perdamaian atas kemanusiaan adalah sebuah prinsip Jika dunia sudah sedemikian berkembbg atas nama perubahan dan kemajuan Maka ia akan terlahir, atau sudah lahir, aku belum menantinya Ia adalah jawaban atas gerak pertumpahan darah ya...
Barangkali, Tuan-Tuan butuh istirahat dan sejenak berhenti berpikir, saya pun butuh istirahat juga mereka butuh untuk berhenti berpikir. Dekat dengan dengan alam, pantai, atau bangunan-bangunan kuno, kiranya bisa menjadi opsi. Emmm…Misalnya coba untuk merasakan desiran angin pantai, meremas pasir dan menjadikan nya permainan untuk membuat istana raja-raja mungkin, atau menyeruput kopi di pinggir pantai sambil menunggu matahari terbenam, apa sebutan beken nya deh ? Ya…itulah pokoknya mah yaa… Kalau mau coba bertualang di alam, mungkin bisa mencoba mendaki gunung-gunung di Indonesia, Indonesia aja ya, jangan yang lain. Loh kenapa ? Ya…supaya bisa merasakan alam Indonesia gitu loh, menghirup udara nya, merasakan nafas tetumbuhan, atau medengar jeritan pohon-pohon berusia ratusan tahun. Nah, kalau yang ini recommended banget sih, kenapa ? Ya…supaya inget gitu loh kenapa candi ini dibangun, candi itu bentuknya kok gitu ya ? Loh apa ini ukiran-ukiran yang ada dibangunan nya ? Kali aja k...
Pernah kau melihat dimana kehidupan tanpa persoalan ? Aku akan menjawab tidak Tapi pernah kau melihat kehidupan dengan sekelumit persoalan yang menumpuk ? Itulah dimana tempat kita terlahir Jadi dunia adalah tempat persoalan diadakan, bagaimana dengan takaran nya ? Sedikit atau banyak ? Bukankah itu bisa diantisipasi melalui kesepakatan-kesepakatan, aturan, hukum ? Atau bagaimana dengan dunia adalah tempat persoalan ditiadakan ? Pertanyaan terakhir adalah mimpi kaum utopian, apakah kau percaya ? Aku akan menjawab, aku mempercayai nya. Apakah itu logis ? Itu logis, asal syarat yang menjadikan persoalan nya dihilangkan, dengan ada nya ajaran mengenai ideal manusia-manusia baru yang mementingkan keselarasan dan non ego. Kita tidak mempersoalkan genetika rasial, tetapi genetika sifat. Bukankah genetika sifat adalah ganda ? 2 ? Oposisi biner ? Baik buruk, indah non indah, benar non benar ? Aku yakin kita sadar, namun kenyataan memabukan. Perihal persaingan bebas tanpa batas, k...
Komentar
Posting Komentar
Bagaimana menurut anda ?